Chat with us, powered by LiveChat

Vietnam adalah mitra dagang yang sering diabaikan oleh eksportir Indonesia padahal peluangnya sangat besar. Dengan ekonomi yang tumbuh 6-7% per tahun, kelas menengah yang terus berkembang, dan hubungan diplomatik yang kuat dalam kerangka ASEAN, ekspor ke Vietnam menawarkan pasar yang menjanjikan untuk berbagai produk unggulan Indonesia di 2026.

Peluang Ekspor Indonesia ke Vietnam

Vietnam mengimpor cukup banyak produk dari Indonesia, terutama:

  • Batu bara — Vietnam adalah importir batu bara terbesar dari Indonesia untuk kebutuhan pembangkit listriknya
  • Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya — Untuk industri makanan dan kosmetik Vietnam
  • Produk manufaktur — Karet olahan, kayu olahan, baja, dan komponen industri
  • Produk konsumsi halal — Populasi Muslim di Vietnam ~70.000, plus ekspor ke komunitas Indonesia di Vietnam
  • Produk pertanian — Kopi, kakao, rempah-rempah yang tidak diproduksi Vietnam
  • Tekstil dan garment — Kain dan bahan baku tekstil untuk industri garment Vietnam yang besar
kapal kargo ekspor indonesia ke vietnam asean
Jalur pengiriman kargo laut dari Indonesia ke Vietnam via pelabuhan Haiphong dan Ho Chi Minh City

Kerangka Perdagangan Indonesia-Vietnam

ASEAN Free Trade Area (AFTA)

Seperti negara ASEAN lainnya, Vietnam dan Indonesia terikat perjanjian AFTA. Dengan COO Form D, sebagian besar produk Indonesia masuk Vietnam dengan tarif 0% atau sangat rendah. Ini keunggulan kompetitif besar dibanding eksportir dari China atau India.

RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership)

RCEP yang mulai berlaku 2022 menambah lapisan liberalisasi perdagangan di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia-Vietnam. Beberapa produk yang sebelumnya tidak tercover AFTA kini mendapat akses tarif preferensial.

logistik ekspor ke vietnam ho chi minh haiphong
Sistem logistik dan distribusi untuk pengiriman ekspor Indonesia ke pelabuhan utama Vietnam

Prosedur Ekspor ke Vietnam 2026

  1. Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) — Diajukan ke Bea Cukai Indonesia via CEISA
  2. COO Form D — Diterbitkan Dinas Perdagangan/Kemendag untuk tarif AFTA preferensial
  3. Invoice Komersial dan Packing List — Dokumen standar perdagangan internasional
  4. Phytosanitary Certificate — Wajib untuk produk pertanian/tanaman
  5. Customs clearance di Vietnam — Mitra penerima di Vietnam mengurus di Vietnam Customs (TCHQ)
  6. Labeling sesuai regulasi Vietnam — Produk konsumsi di Vietnam harus ada label berbahasa Vietnam

Pelabuhan dan Rute Pengiriman ke Vietnam

  • Tanjung Priok → Haiphong: ~5-8 hari via laut. Cocok untuk pengiriman ke Vietnam Utara (Hanoi)
  • Tanjung Priok → Ho Chi Minh City (Cat Lai): ~5-7 hari. Pelabuhan tersibuk Vietnam, cocok untuk distribusi ke seluruh Vietnam
  • Air freight Jakarta → Ho Chi Minh City: ~3-4 jam. Untuk produk perishable atau high-value urgent

FAQ: Ekspor ke Vietnam

Apakah ada hambatan non-tarif untuk ekspor ke Vietnam?
Beberapa produk pangan perlu registrasi di Ministry of Health Vietnam. Produk kosmetik perlu izin dari MARD atau Badan POM Vietnam. Konsultasikan dengan agen lokal Vietnam untuk persyaratan spesifik produk Anda.

Bagaimana cara mencari buyer/importer di Vietnam?
Manfaatkan ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) di Ho Chi Minh City, pameran Vietnam Expo, atau platform B2B seperti VietnamB2B Direct dan Alibaba.

Berapa biaya freight Jakarta ke Ho Chi Minh City?
LCL sekitar USD 60-100/CBM; FCL 20ft sekitar USD 350-600 tergantung pelayaran dan musim.

Ekspor produk Indonesia ke Vietnam dengan layanan lengkap dari ArmoCargo — pengurusan dokumen, customs clearance, dan pengiriman door-to-door ke seluruh Vietnam.

BUTUH BANTUAN IMPORT?

ArmoCargo - Jasa Import China ke Indonesia Terpercaya

PPJK berlisensi resmi. Sea freight mulai Rp 5.500jt/CBM, air freight mulai Rp 165.000/kg. Door to door ke seluruh Indonesia.

Jasa Import ChinaDoor to Door

Paling Disukai

Cara Ekspor ke Vietnam 2026: Produk Potensial Indonesia, AFTA, dan Prosedur Lengkap