Chat with us, powered by LiveChat

Industri tekstil dan garmen Indonesia menyerap lebih dari 3,7 juta tenaga kerja dan menjadi salah satu sektor manufaktur terbesar. Sebagian besar bahan baku — kain, benang, aksesori — masih diimpor, terutama dari China yang menguasai lebih dari 60% pasar bahan baku tekstil global. Panduan ini membantu Anda memulai atau mengoptimalkan impor bahan tekstil dari China ke Indonesia.

Produk Tekstil yang Paling Banyak Diimpor dari China

Produk HS Code Penggunaan
Kain katun (cotton fabric) 5208–5212 Kaos, kemeja, pakaian kasual
Kain polyester 5407–5408 Seragam, jaket, lining
Kain rayon / viscose 5516 Pakaian wanita, blus, dress
Benang (yarn) 5205–5206 Produksi kain, rajutan
Kain spandex / elastane 5406 Pakaian olahraga, swimwear
Aksesori (zipper, kancing, label) 9607, 9606 Garmen, tas, sepatu
Gulungan kain tekstil dari China siap ekspor impor ke Indonesia

Bea Masuk dan Pajak Impor Tekstil dari China 2026

Hitung total biaya impor sebelum order agar tidak kaget:

Komponen Besaran Catatan
Bea Masuk (BM) 5–25% (tergantung HS code) Kain katun umumnya 15–25%
PPN Impor 11% dari nilai impor + BM Bisa dikreditkan jika PKP
PPh 22 Impor 2,5% (API) / 7,5% (non-API) Punya API = tarif lebih murah
Anti-dumping (BMAD) Bervariasi, bisa 0–30%+ Cek KADI untuk produk spesifik

Total landed cost kain dari China bisa mencapai 35–60% di atas harga FOB China setelah semua pajak, biaya freight, dan handling.

Cara Temukan Supplier Tekstil China yang Terpercaya

1. Platform B2B Online

  • Alibaba.com: Filter “Verified Supplier” dan “Trade Assurance” — jangan beli dari supplier tanpa keduanya
  • 1688.com: Harga lebih murah dari Alibaba (pasar domestik China), tapi butuh agen atau forwarder China untuk handle pembelian
  • Global Sources: Fokus produk tekstil dan fashion, banyak supplier mid-to-high end

2. Pameran Tekstil China (Canton Fair)

Canton Fair diadakan dua kali setahun (April dan Oktober) di Guangzhou — ini kesempatan bertemu langsung dengan ratusan supplier tekstil, melihat sampel, dan negosiasi harga langsung.

BACA JUGA  : Panduan Lengkap Bisnis Import dari China untuk Pemula 2026

Sampel kain dan material tekstil untuk keperluan impor garmen

Prosedur Impor Tekstil dari China ke Indonesia

  1. Pastikan punya API (Angka Pengenal Impor): Wajib untuk impor komersial. API Umum dari Kementerian Perdagangan
  2. Tentukan HS code yang tepat: Salah HS code = salah tarif = masalah di bea cukai
  3. Negosiasi dan order: Minta sampel, setujui spesifikasi tertulis, dan gunakan Trade Assurance / L/C untuk pembayaran pertama
  4. Pilih metode pengiriman: Sea freight (LCL atau FCL) untuk volume besar; air freight untuk sampel atau urgent
  5. Koordinasi dengan forwarder: Forwarder yang berpengalaman di tekstil akan handle dokumen, clearance, dan pengiriman ke gudang Anda
  6. Dokumen yang diperlukan: Invoice, Packing List, Bill of Lading/AWB, Certificate of Origin (Form E untuk tarif ASEAN-China FTA), dan Certificate of Analysis jika diperlukan

Layanan Kami : JASA IMPORT CHINA

Tips Menghemat Biaya Impor Tekstil

  • Manfaatkan ACFTA (ASEAN-China Free Trade Agreement): Dengan Certificate of Origin Form E, tarif bea masuk banyak produk tekstil dari China turun signifikan (beberapa menjadi 0%)
  • Konsolidasi order (LCL) untuk volume kecil — lebih murah dari FCL yang setengah kosong
  • Negosiasi MOQ (Minimum Order Quantity) dengan supplier sebelum commit
  • Cek apakah produk terkena BMAD (anti-dumping) sebelum order

Armocargo melayani impor bahan baku tekstil dari China dengan penanganan bea cukai yang efisien dan pengiriman langsung ke gudang Anda di seluruh Indonesia.

BUTUH BANTUAN IMPORT?

ArmoCargo - Jasa Import China ke Indonesia Terpercaya

PPJK berlisensi resmi. Sea freight mulai Rp 5.500jt/CBM, air freight mulai Rp 165.000/kg. Door to door ke seluruh Indonesia.

Jasa Import ChinaDoor to Door

Paling Disukai

Cara Impor Bahan Baku Tekstil dan Kain dari China ke Indonesia 2026