Chat with us, powered by LiveChat

Thailand adalah mitra dagang ASEAN ke-3 terbesar bagi Indonesia, dengan perdagangan bilateral mencapai lebih dari USD 12 miliar per tahun. Berkat kerangka ATIGA (ASEAN Trade in Goods Agreement), hampir semua produk Thailand masuk ke Indonesia dengan tarif bea masuk 0%, menjadikan impor dari Thailand sangat kompetitif dibanding dari negara non-ASEAN. Panduan ini menjelaskan produk potensial, prosedur, dan biaya impor dari Thailand ke Indonesia.

Keunggulan Impor dari Thailand

  • Tarif ASEAN 0%: Melalui ATIGA, hampir semua produk Thailand bebas bea masuk ke Indonesia
  • Kualitas manufaktur kelas dunia: Thailand adalah basis produksi otomotif (Toyota, Honda, Isuzu), elektronik, dan produk agro-industri untuk ekspor global
  • Standar halal terakreditasi: Thailand memiliki industri halal food yang sangat berkembang — CICOT (Central Islamic Committee of Thailand) diakui secara internasional
  • Hub Asia Tenggara: Bangkok adalah hub logistik regional yang memiliki koneksi langsung ke hampir semua negara ASEAN
Produk makanan halal Thailand dengan label Thailand Halal Standard di toko importir Indonesia
Thailand adalah produsen makanan halal terbesar di ASEAN — produk halal Thailand tersertifikasi CICOT diakui di seluruh dunia

Produk Thailand yang Paling Banyak Diimpor ke Indonesia

Makanan dan Minuman Olahan

  • Produk ikan dan seafood kaleng: Tuna kaleng Thai Union (Chicken of the Sea, John West) — Thailand adalah eksportir tuna kaleng terbesar dunia
  • Buah kaleng: Leci, longan, nanas dalam sirup — Dole dan Del Monte banyak diproduksi di Thailand
  • Saus dan bumbu: Saus tiram Mae Krua, saus ikan, kari paste siap pakai
  • Beras premium: Thai jasmine rice (Hom Mali) dan Thai glutinous rice untuk segmen premium
  • Minuman: Red Bull (Krating Daeng original), Oishi green tea, Carabao energy drink
  • Snack dan permen: Produk Taro, Lay’s Thailand edition, permen durian

Kosmetik dan Perawatan Tubuh

  • Produk skin care Thailand berbahan alami (tamarind, turmeric, jasmine) semakin populer di Indonesia
  • Brand: Mistine, Snail White, AR (Ar Aar), Eversense — harga kompetitif, kualitas baik
  • Kosmetik herbal halal Thailand juga makin dicari

Produk Pertanian dan Agrikultur

  • Karet alam olahan dan produk karet
  • Singkong olahan dan pati singkong (tapioca starch)
  • Gula pasir — Thailand adalah pengekspor gula terbesar ke-2 di dunia

Komponen Otomotif dan Elektronik

  • Spare parts kendaraan (Toyota, Honda, Isuzu Thailand)
  • Komponen elektronik dari kawasan industri Ayutthaya dan Chonburi
  • Mesin pertanian — traktor tangan Kubota Thailand
Truk kargo dari Bangkok Thailand melewati perbatasan untuk pengiriman darat ke Malaysia-Singapura-Indonesia
Pengiriman darat Bangkok–Johor Bahru–Batam adalah rute alternatif yang lebih ekonomis untuk kargo volume besar

Regulasi Impor Thailand ke Indonesia

Tarif ATIGA

Untuk memanfaatkan tarif 0% ATIGA, impor harus menyertakan Form D (Certificate of Origin ASEAN) yang diterbitkan oleh Department of Foreign Trade, Ministry of Commerce Thailand.

Sertifikasi Khusus per Produk

  • Makanan olahan: Izin edar BPOM MD wajib sebelum bisa dipasarkan ke konsumen Indonesia
  • Kosmetik: Notifikasi BPOM — lebih cepat dari izin edar penuh tapi tetap wajib
  • Obat-obatan: Izin edar BPOM yang paling ketat
  • Komponen elektronik: SNI dan izin POSTEL untuk produk yang memancarkan sinyal radio
  • Produk pertanian segar: Phytosanitary Certificate dari Department of Agriculture Thailand

Jalur Pengiriman Thailand ke Indonesia

Via Laut

  • Laem Chabang (Bangkok) → Tanjung Priok (Jakarta): 8–12 hari, via Singapura atau Port Klang
  • Laem Chabang → Belawan (Medan): 7–10 hari
  • Laem Chabang → Tanjung Perak (Surabaya): 9–14 hari
  • Biaya FCL 20′: USD 400–900 tergantung musim dan carrier
  • LCL: USD 60–120/CBM — ekonomis untuk volume kecil

Via Darat + Laut (Multimodal)

Bangkok → Johor Bahru (darat, ±24 jam) → Batam (feri, 1 jam) → Tanjung Priok atau kota lain. Cocok untuk kargo volume besar yang butuh fleksibilitas transit.

Via Udara

  • Bangkok (BKK/DMK) → Jakarta (CGK): 1–2 hari
  • Biaya: USD 2–4/kg — termurah di antara rute udara non-ASEAN langsung

Cara Menemukan Supplier Terpercaya di Thailand

  • Thailand Trade (thaitrade.com): Portal resmi eksportir Thailand dari Kementerian Perdagangan
  • DITP (Department of International Trade Promotion): Lembaga pemerintah Thailand yang memfasilitasi matchmaking B2B
  • THAIFEX–Anuga Asia: Pameran F&B terbesar Asia Tenggara, diadakan setiap Mei di Bangkok — platform ideal bertemu supplier food Thailand
  • Alibaba dan Global Sources: Supplier Thailand aktif di kedua platform ini

Impor dari Thailand dengan Armocargo

Armocargo memiliki koneksi langsung dengan freight forwarder di Laem Chabang dan Bangkok untuk pengiriman FCL, LCL, dan air freight ke seluruh Indonesia — termasuk pengurusan Form D ATIGA, customs clearance di Tanjung Priok, dan koordinasi penerusan ke kota tujuan akhir.

BUTUH BANTUAN IMPORT?

ArmoCargo - Jasa Import China ke Indonesia Terpercaya

PPJK berlisensi resmi. Sea freight mulai Rp 5.500jt/CBM, air freight mulai Rp 165.000/kg. Door to door ke seluruh Indonesia.

Jasa Import ChinaDoor to Door

Paling Disukai

Panduan Impor dari Thailand ke Indonesia 2026: ATIGA, Produk, dan Biaya