Setiap barang impor memiliki kode klasifikasi internasional bernama HS Code (Harmonized System Code) — dan kode inilah yang menentukan tarif bea masuk Anda. Salah HS Code bisa membuat Anda bayar lebih mahal atau kena denda bea cukai. Panduan ini menjelaskan cara mencari HS Code yang tepat dan tarif bea masuknya.

Apa Itu HS Code?
HS Code adalah sistem klasifikasi barang internasional 6–10 digit yang digunakan 200+ negara. Format Indonesia: 6 digit internasional + 4 digit nasional (BTKI). Contoh: 8517.12.10.00 untuk smartphone.
Cara Mencari HS Code
- Buka insw.go.id atau beacukai.go.id
- Masukkan nama produk (Indonesia/Inggris)
- Pilih kategori yang paling sesuai
- Catat HS Code 10 digit dan kolom BM
Tarif Bea Masuk Produk Populer dari China
| Produk | HS Code | BM Umum | BM ACFTA |
|---|---|---|---|
| Smartphone | 8517.12 | 0% | 0% |
| Laptop | 8471.30 | 0% | 0% |
| Sepatu kulit | 6403.99 | 25% | 5% |
| Pakaian jadi | 6109.10 | 25% | 0–5% |
| Lampu LED | 8539.50 | 5% | 0% |
| Furnitur kayu | 9401.61 | 10% | 0–5% |

ACFTA: Hemat Bea Masuk dari China
Perjanjian ASEAN-China (ACFTA) memberikan tarif BM 0–5% untuk banyak produk China. Syarat: produk disertai SKA Form E dari otoritas China. Minta ke supplier sebelum pengiriman.

Tips Verifikasi HS Code
- Minta pre-classification dari Bea Cukai via konsultasi online
- Konsultasikan ke freight forwarder berlisensi yang berpengalaman
- Jangan asal tebak — salah HS Code bisa kena denda atau barang ditahan
💬 Konsultasi HS Code gratis dengan ArmoCargo →
BUTUH BANTUAN IMPORT?
ArmoCargo - Jasa Import China ke Indonesia Terpercaya
PPJK berlisensi resmi. Sea freight mulai Rp 5.500jt/CBM, air freight mulai Rp 165.000/kg. Door to door ke seluruh Indonesia.
Jasa Import ChinaDoor to Door